Ingin Punya Desain Kemasan Makanan Bagus? Simak 4 Tips Ini!

Ingin Punya Desain Kemasan Makanan Bagus? Simak 4 Tips Ini!

Branding adalah cara untuk mengenalkan kepada seseorang mengenai identitas terhadap sebuah objek tertentu. Jika saat ini kita berbicara tentang produk, maka branding adalah cara untuk mengenalkan produk kepada konsumen.

Kemasan atau packaging sangatlah berkaitan erat dengan branding itu sendiri. Jika saat ini Anda telah memiliki produk namun belum memiliki desain untuk kemasan produk Anda, sekarang saatnya memulai membuat desain kemasan untuk produk Anda.

Kemasan sebuah produk merupakan salah satu unsur yang mempengaruhi banyaknya penjualan atau minatnya konsumen terhadap produk tersebut. Jika hal ini benar, sudahkah Anda sekarang membuat kemasan untuk produk Anda?

Bagi yang sudah, mungkin beberapa masih banyak yang belum yakin dan bertanya-tanya apakah desain kemasan produk mereka sudah menarik?

Kebanyakan beberapa pengusaha diluar sana berfikir bahwa kualitas sebuah produk dan cara pemasaran jauh lebih diutamakan untuk meningkatkan penjualan, dibandingkan fokus pada kemasan produk.

Padahal beberapa unsur yang mempengaruhi penjualan produk seperti kualitas produk, pelayanan, pemasaran, dan kemasan juga saling mendukung satu sama lain.

Jadi, belum tentu juga jika produk dengan kualitas yang bagus maka akan banyak peminatnya, kecuali bila konsumen tersebut benar-benar membutuhkannya. Kemasan suatu produk inilah yang mungkin perlu Anda pikirkan sebagai bagian dari strategi pemasaran.

Mendesain kemasan bisa terlihat menakutkan pada pandangan pertama, tetapi itu tidak perlu seperti itu. Beberapa desain yang paling efektif didasarkan pada template sangat sederhana.

Kemasan menggunakan 2D desain dan mengubah mereka untuk dicetak, kreasi tektil 3D. Ini cara yang sangat efektif untuk membawa tampilan bermerek yang kuat untuk produk, atau membantu konsumen untuk komitmen dalam pembelian.

Memiliki desain kemasan dengan menggabungkan fotografi juga dapat menarik perhatian konsumen lho. Fotografi mampu mendeskripsikan produk secara nyata. Hal itu tentu akan lebih memudahkan konsumen untuk percaya manfaat dari produk tersebut.

Nah, untuk lebih lanjut mengetahui cara mendesain kemasan makanan yang sekiranya tepat untuk produk milik Anda, simak langsung beberapa tips berikut yang bisa Anda aplikasikan!

1. Pilih bahan dan jenis kemasan

Ada banyak bahan dan jenis kemasan yang bisa Anda gunakan; Anda dimanja oleh pilihan. Anda harus memutuskan di awal proses jika Anda akan menggunakan kotak, baki dan selongsong, bak, toples, kantong dan sebagainya, dan bagaimana itu akan disegel.

Fungsi utama dari pengemasan adalah untuk melindungi produk Anda, jadi beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan adalah sifat produk Anda, bentuk, ukuran, beratnya, cara penyimpanannya, dan tentu saja anggaran Anda.

Ingat saat membuat keputusan bahwa ada peningkatan permintaan pada kemasan makanan agar berkelanjutan, kemasan karton adalah solusi yang paling ramah lingkungan, Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang itu di sini.

2. Biasakan diri dengan peraturan industri

Tidak mematuhi peraturan pengemasan dapat memiliki konsekuensi serius, seperti penarikan kembali produk. Jadi meneliti peraturan apa yang berlaku di negara tempat Anda bekerja adalah sangat penting.

Di Irlandia, peraturan Eropa diterapkan dan diatur oleh Otoritas Keamanan Pangan Irlandia (FSAI).

Berikut adalah beberapa aturan utama yang harus diikuti:

Perusahaan makanan diwajibkan oleh hukum untuk memberikan informasi kepada konsumen seperti bahan, digunakan oleh atau terbaik sebelum tanggal dan jumlah bersih

Deklarasi gizi telah menjadi keharusan

Berikan perhatian khusus pada informasi alergen, yang harus ditampilkan dengan cara yang sangat spesifik.

Sebagai patokan, ada baiknya semua informasi wajib harus memiliki ukuran font minimum 1.2mm (mengukur ketinggian karakter huruf kecil). Untuk kemasan yang lebih kecil di mana luas permukaan terbesar kurang dari 80cm2, ukuran font minimum adalah 0,9mm

3. Kumpulkan semua informasi yang diperlukan

Jika memungkinkan, yang terbaik adalah tidak memasuki fase kreatif dari desain kemasan Anda sebelum Anda memiliki semua informasi yang diperlukan.

Tidak memiliki informasi ini dapat menyebabkan tagihan desain yang mahal karena Anda membuat banyak perubahan.

Persiapkan daftar bahan, informasi nutrisi, barcode, dll sehingga mereka tidak akan menghalangi kreativitas nanti! Ini akan menghemat banyak waktu dan uang. Jika Anda menggunakan studio desain, Anda harus memberikan logo perusahaan dan mungkin panduan merek.

Ada satu langkah terakhir sebelum Anda mulai pada aspek kreatif desain Anda: lihat apa yang dilakukan pesaing Anda.

Fungsi lain dari kemasan produk adalah untuk membedakan produk Anda. Kemungkinannya, produk Anda akan diletakkan di rak tepat di sebelah pesaing Anda, jadi hal terakhir yang Anda inginkan adalah agar kemasan Anda terlihat serupa dengan milik mereka. Teliti kemasan pesaing Anda secara online, atau bahkan lebih baik, di toko.

4. Kerjakan konsep desain keseluruhan Anda

Akhirnya, saatnya berkreasi!

Agar kemasan Anda berhasil, Anda perlu mempertimbangkan hal berikut:

Identitas merek: Untuk apa merek Anda berdiri? apakah ia memiliki kepribadian yang khas? Gambar apa yang ingin disampaikannya?

Penentuan posisi: Pengemasan sering kali merupakan indikator akurat dari harga dan kualitas suatu produk. Di mana produk Anda berada di peta posisi produk? Persona konsumen: Siapa target pelanggan Anda? Bagaimana Anda bisa menggunakan desain untuk membuat koneksi?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *