Perawatan Kutu Anjing

Dampak Membiarkan Kutu Anjing Berkembangbiak, Bukan Sekadar Gatal-gatal!

Mengatasi kutu anjing sebaiknya Anda lakukan sedini mungkin sebelum berkembangbiak dan membahayakan hewan peliharaan. Pasalnya saat dibiarkan, kutu akan menyebabkan gangguan-gangguan yang lebih parah seperti:

1. Dermatitis Alergi

Sejumlah anjing yang mempunyai tingkat sensitivitas tinggi dapat mengalami alergi air liur atau gigitan kutu. Gejala yang mereka tunjukkan dapat berupa overgroom di sekitar ekor, selangkangan, atau bagian belakang. Akibatnya, kulit anjing akan dipenuhi benjolan atau keropeng hingga infeksi yang meradang. Hal ini membuat anjing tak nyaman beraktivitas.

2. Kekurangan Darah

Kekurangan darah atau anemia bisa terjadi juga pada anjing. Flea-bite anemia adalah salah satu anemia yang kerap dialami akibat tingginya frekuensi kutu. Efeknya akan lebih parah pada anjing kecil yang produksi darahnya tak semaksimal pada anjing dewasa yang sehat. Dalam penanganannya, anjing dapat diberikan transfusi darah.

3. Cacing Pita

Satu lagi bahaya yang mengintai akibat serangan kutu adalah infeksi cacing pita. Hal ini biasanya terjadi saat anjing tak sengaja menelan kutu anjing yang mengandung telur cacing pita. Telur cacing yang sudah menetas lantas menempel pada lapisan usus kecil, lalu menyerap nutrisi makanan hingga menyebabkan sembelit hingga diare.

Sebelum mengalami penyakit-penyakit di atas, periksakan anjing secara berkala ke dokter dan berikan NexGard Spectra, tablet kunyah rasa daging, yang akan memproteksi tubuh agar sehat maksimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published.