Isi Bensin Mobil

4 Mitos Soal Isi Bensin, Apakah Harus Dipercaya Atau Tidak?

Layak soal lifestyle, berita dunia otomotif juga ternyata memiliki fakta menarik yang banyak dan dibahas termasuk tips perawatan mobil hingga mitos soal isi bensin. Mitos soal isi bensin yang berkembang di masyarat adalah cara pengisian bensin yang benar, dan ternyata itu tidak semuanya benar.

Mitos isi bensin yang berkembang di masyarakat, misalnya ketika lampu indikator BBM di speedometer mobil menyala ada yang berpendapat bensin akan habis namun masih cukup untuk digunakan hingga besok hari dan masih banyak lagi mitos-mitos dunia otomotif lainnya. Mitos isi bensin ini ternyata diungkapkan dari penelitian dari Senior Engineer Ford Team, Colin Harding yang dikutip langsung dari halaman Rushlane bahwa ada 4 mitos isi besin yang ternyata tidak benar. Berikut ini 4 mitos isi bensinnya!

Isi Bensin Pagi Hari Bisa Buat Bensin Lebih Hemat

Menurut Colin Harding, mitos atau teori ini ternyata salah. Banyak yang berargumen jika bensin akan cepat mengembang dikarenakan panas, karena itu jika isi bensin pada siang hari apalagi ketika cuaca sedang panas maka bensin bisa memuai dan kondisi ini membuat bensin akan lebih cepat habis.

Isi BBM Pagi Hari
Isi BBM Pagi Hari. Sumber Gambar : Sriwijaya Post – Tribunnews

Pendapat lain yang menguatkan, ketika pagi mesin mobil masih dalam kondisi dingin sehingga ini memungkinkan tangka bensin yang menampung lebih banyak bensin. Namun, Colin menyatakan bahwa di bagian dalam tangki bensin tidak akan berubah alias tidak terpengaruh  oleh adanya kenaikan suhu karena itu isi bensin bisa Anda lakukan kapan saja. Maxsense bukan alasannya!

Mesin Cepat Rusak ketika Mobil Tetap Jalan Disaat Besin Tiris

Mitos ini membuat di masyarakat salah paham, kenapa yah? Padahal fakta yang benar, jika tangki bensin yang hampir habis maka justru kotoran dari sisa-sisa bensin yang mengendap ini justru yang akan membuat mesin menjadi rusak.

Bensin Tiris
Sumber Gambar: intersport.id

Jika kondisi ini kejadian di mobil Anda, tidak perlu langsung takut karena beberapa pabrikan mobil sudah membuat tangka bensin yang didesain hanya untuk bisa ambil cairan saja sedangkan sisa yang mengendapnya tidak akan ikut keangkut.

Colin mengemukakan di hasil penelitiannya bahwa kondisi akan sama saja ketika mobil tetap berjalan meskipun bensin mau habis atau masih full. Jadi jangan, takut yang berlebihan yah!

Bensin dengan Oktan Tinggi Lebih Baik untuk Mobil

Banyak yang bilang, bahwa memilih bensin dengan oktan lebih tinggi ini akan membuat mesin mobil jadi lebih bagus bahkan awet. Itu semua dibantah oleh Colin, karena cukup isi bensin sesuai dengan anjuran dari pabrikan itu sudah cukup. Karena jelas, bensin dengan oktan tinggi jelas harganya akan lebih mahal jadi akan lebih hemat budget.

Oktan Bensin
Sumber Gambar : Fast N Low

Colin memang tidak menapik bahwa menggunakan bensin dengan oktan tinggi akan membuat pembakaran akan menjadi lebih baik dan ini akan berpengaruh kepada performa mesin. Fakta menarik yang diungkap Colin adalah bahwa semua tipe bensin ternyata disuling berdasarkan standar yang sama. Jadi, gimana? Better ikutin instruksi dari pabrikan langsung.

Jarum Tangki Bensin Salah Baca

Ada anggapan bahwa jarum yang ada di tangka bensin menjadi salah satu indikator untuk mengetahui berapa maksimal jarak yang bisa ditempuh dengan sisa bensin di dalam tangki. Menurut Colin, itu jelas salah dan jangan terlalu percaya mitos tersebut.

Pabrikan mobil justru membuat fitur itu untuk memudahkan si pengendara bisa membuat perkiraan kapan harus isi besin. Colin memberikan tips untuk tidak boros BBM maka, pengendara cukup cek up rutin ke bengkel untuk memeriksa komponen yang sekiranya rusak dan ini berpengarh BBM jadi boros.

Jarum Tangki Bensin
Sumber Gambar : Tribun Jogja

Selain rutin ke bengkel, setiap ingin bepergian maka sebaiknya lakukan pengecekan pada tekanan ban. Karena tekanan ban akan berpengaruh untuk menghemat BBM, mobil enak dan nyaman dikendarai. Berapa ukuran tekanan ban yang pas? Balik lagi ikuti petunjuk langsung di pabrikan mobil tersebut.

Jadi, mulai sekarang cobalah untuk mengikuti semua arahan dari pabrikan mobil melalui buku manual petunjuk penggunaan yang diberikan ketika Anda membeli sebuah mobil. Atau cobalah baca-baca artikel otomotif terbaru seperti di Pitstop.Otopedia.com dalam rubrik OTONews.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *